PELATIHAN BATIK ECO PRINT DI DESA BUMIMULYO

Bumimulyo, Minggu 4 Oktober 2020

Pemerintah Desa Bumimulyo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah memanfaatkan Dana Desa untuk memberikan pelatihan keterampilan membatik ecoprint kepada warga. Keahlian membuat ecoprint diharapkan bisa meningkatkan perekonomian mereka dan desa.

Pelatihan digelar Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di balai desa setempat, Minggu (04/11). Peserta pelatihan yang berjumlah 21 orang merupakan para ibu rumah tangga. Mereka terlihat antusias mengikuti pelatihan yang baru pertama kali digelar tersebut.

Dalam pelatihan itu, warga diajari teknik membuat pola dan memberi warna pada sebuah kain menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan. Di antaranya bunga, daun, batang, dan akar.

Ketua PKK Desa Bumimulyo Sri Muryanti mengatakan, peserta pelatihan sebelumnya tidak mengetahui apa itu ecoprint. Untuk itu, pelatihan digelar dengan mendatangkan langsung perajin ecoprint dari Kabupaten Pati. “Supaya pelatihannya benar-benar dipahami oleh ibu-ibu, ada dua pelatih. Mereka adalah perajin ecoprint yang sudah lama menggeluti dunia tersebut,” ujar Sri Muryanti di sela pelatihan.

Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan program pemberdayaan yang menggunakan anggaran Dana Desa. Setelah mendapat pelatihan, peserta diharapkan memiliki keterampilan membuat ecoprint dan bisa mendapat pendapatan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Harga ecoprint cukup lumayan mahal. Jadi setelah ibu-ibu bisa atau terampil membuat ecoprint dapat dijual dan menambah pendapatan. Saya ingin ibu-ibu di sini beda dan lebih maju,” harapnya.

Sri Muryanti menambahkan, rencananya kain ecoprint hasil kreasi peserta pelatihan akan dipromosikan lewat medsos dan Bumdes Desa Bumimulyo. “Insya Allah kami optimis akan terus membuat ecoprint. Peserta pelatihan ini memang digelar untuk ibu-ibu anggota PKK dulu. Harapannya nanti mereka bisa menularkan ilmu yang didapat ke ibu-ibu lain,” tuturnya.

Salah satu peserta pelatihan, Ruminingsari (50) mengaku senang dan antusias dengan pelatihan ecoprint. Sebab sebelumnya belum pernah diadakan. “Seringnya itu pelatihan membuat kue kering, itu sudah biasa. Ini baru pertama kali. Teknik ini juga mudah diterapkan di rumah. Selain itu juga hemat, efisien dan ramah lingkungan,” ucapnya.

Ecoprint adalah merupakan salah satu teknik untuk membuat motiv batik pada kain. Teknik ecoprint mulai menjadi tren semenjak dua tahun terakhir, teknik tersebut terbilang unik dan mudah karena memanfaatkan bahan-bahan alami dari tumbuhan disekitar kita sebagai sumber pola dan warna bahan-bahan ini berasal dari bunga, daun, batang dan bagian tumbuhan yang lain.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan